Selasa, 17 November 2015

Kecelakaan kerja

Kecelakaan kerja untuk kesekian kalinya kembali terjadi di kawasan PT IKPP, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau. Seorang supir kontraktor tewas mengenaskan usai terlindas truk fuso yang berjalan mundur. Meski sempat dilarikan ke puskesmas, nyawa sang supir akhirnya tak berhasil tertolong.

Lagi-lagi kecelakaan kerja terjadi di kawasan PT IKPP. Menurut data yang dihimpun GoRiau.com dari kepolisian, korban bernama Maniur Situmorang (55) tewas usai dilindas fuso yang dikendarai rekannya Indra Agus Ambarita (29). Akibatnya warga Jalan Kawat III Ling XVII, Tj Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan ini mengalami luka parah di kepala.

Kejadian naas itu terjadi pada Minggu malam lalu, sekitar pukul. 22.40 WIB, di Ramdor VII, Pelabuhan PT IKPP. Menurut saksi mata, korban terlindas ketika akan menyeberang jalan, dimana saat bersamaan Indra Agus sedang memundurkan mobil fuso yang dikendarainya. Seketika itu korban pun terkapar dengan sejumlah luka.

"Saksi sempat menolong korban dengan membawanya ke klinik PT IKPP. Namun akhirnya dia meninggal dunia dengan luka lebam di pipi sebelah kiri. Kasus ini sudah ditangani dan dilaporkan ke Mapolsek Tualang, Kabupaten Siak," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK, MM, Kamis siang.

Selain mengamankan sang supir (Indra Agus), kepolisian juga mengamankan barang bukti lainnya, yakni truk Mitsubishi fuso warna orange berpelat BK 9317 BY. "Saat ini tersangka sudah ditahan di polsek Tualang untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kita juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi," singkat Guntur saat diwawancarai GoRiau.com.

Terkait kecelakaan kerja ini, Kapolres Siak, AKBP Ino Arianto justru bungkam. GoRiau.com yang mencoba menghubungi nomor pribadinya tidak direspon, baik panggilan maupun pesan singkat. Hal serupa juga terjadi ketika dua kontraktor perusahaan besar itu tewas pada Juni 2015 lalu, dimana Kapolres juga enggan menanggapinya.

- See more at: http://www.goriau.com/berita/umum/kecelakaan-kerja-terjadi-lagi-di-kawasan-pt-ikpp-perawang-seorang-supir-tewas-terlindas-fuso.html#sthash.QTefzZ7X.dpuf

Analisa

Seorang supir kontraktur tewas mengenaskan usai terlindas truk puso yang berjalan mundur menewaskan seorang pekerjanya yang bernama Maniur Situmorang (55) tewas usai dilindas fuso yang dikendarai rekannya Indra Agus Ambarita (29).menurut saksi mata, korban terlindas ketika akan menyebrang jalan, dimana saat bersamaan Indra Agus sedang memundurkan mobil fuso yang dikendarainya. Seketika itu korban pun terkapar dengan sejumlah luka.  

Cara mengatasinya 

  1. Penyuluhan kepada pekerja dengan cara membuat jadwal pekerja. 
  2. membuat rambu-rambu kecelakaan kerja 
  3. menjalin kerjasama dengan pelayan kesehatan.

























Selasa, 10 November 2015

Job Desk

halooo kawaaaan.....

Ini adalah 3 pekerjaan yang saya sukai beserta job desk nya .... cekidot hehehe 

1. Psikolog
Menjadi psikolog merupakan sebuah hal yang lazim digeluti oleh orang yang memang mendalami ilmu psikologi. Seseorang yang memiliki berbagai masalah dapat berkonsultasi dengan para psikolog.
Lalu, apakah psikolog itu? Apa yang mereka lakukan sebagai bagian dari pekerjaan mereka? Yuk, kita pelajari fakta menarik dan informasi untuk mempelajari tentang karier di bidang psikolog, seperti dilansir dari Science Kidz, Rabu (26/11/2014).
- Psikologi melibatkan studi tentang pikiran.
- Para ahli yang mengkhususkan diri dalam berbagai bentuk psikologi dikenal sebagai psikolog.
- Pelajaran penting yang berkaitan dengan psikologi terdiri dari bahasa Inggris, kimia, biologi, matematika, dan statistik.
- Psikolog biasanya memiliki kesabaran, kasih sayang, pemahaman yang baik tentang orang dan keterampilan komunikasi yang baik.
- Kebanyakan peran sebagai psikolog memerlukan gelar master atau doktor.
- Profesi psikolog sering dikaitkan dengan konseling.
- Psikolog dapat mengkhususkan diri dalam sejumlah bidang yang berbeda, sehingga karier sebagai psikolog berbagai macam, seperti psikolog medis, psikolog perilaku, psikolog pendidikan, psikolog kesehatan, psikolog forensik, psikolog sosial, dan banyak lagi. 
- Sebuah pekerjaan sebagai psikolog mungkin melibatkan kegiatan mengamati pasien, mengembangkan pengobatan, konseling kelompok dan individu, administrasi tes psikologi, perencanaan program pendidikan, menulis laporan dan melakukan penelitian.
- Psikolog dan psikiater memiliki nama serupa dan keduanya bekerja untuk meringankan depresi dan stres mental, tetapi ada perbedaan penting. Psikiater merupakan dokter medis dan dapat memberikan resep obat sebagai bagian dari pengobatan mereka, sementara psikolog terutama menggunakan konseling untuk membantu pasien mereka. Mereka juga memiliki pelatihan yang berbeda dan latar belakang pendidikan.

2. Human Resource Departement

    Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department.
Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.
1. Merencanakan, mengembangkan dan mengimplementasikan strategi di bidang pengelolaan dan pengembangan SDM (termasuk perekrutan dan pemilihan kebijakan/ practices, disiplin, keluhan, konseling, upah dan peryaratannya, kontrak-kontrak, pelatihan dan pengembangan, perencanaan suksesi, moril dan motivasi, kultur dan pengembangan sikap dan moral kerja, manajemen penimbangan prestasi dan hal seputar manajemen mutu – dan lain-lain (ditambahakan selama masih relvean)
2. Menetapkan dan memelihara sistem yang sesuai untuk mengukur aspek penting dari pengembangan HR.
3. Memonitor, mengukur dan melaporkan tentang permasalahan, peluang, rencana pengembangan yang berhubungan dengan SDM dan pencapaiannya dalam skala waktu dan bentuk / format yang sudah disepakati.
4. Mengelola dan mengendalikan pembelanjaan SDM per departemen sesuai anggaran-anggaran yang disetujui.
5. Mengatur dan mengembangkan staf langsung (yang melakukan direct report kepadanya).
6. Bertindak sebagai penghubung (liaison) dengan para manajer functional / manajer department yang lain agar memahami semua aspek-aspek penting dalam pengembangan SDM, dan untuk memastikan mereka telah mendapatkan informasi yang tepat dan mencukupi tentang sasaran, tujuan / obyektif dan pencapaian-pencapaian dari pengembangan SDM.
7. Memelihara kesadaran dan pengetahuan tentang teori pengembangan HR yang sesuai zaman dan metoda-metoda dan menyediakan penafsiran yang pantas untuk para direktur, para manajer dan staf di dalam organisasi.
8. Berperan untuk evaluasi dan pengembangan strategi pengelolaan SDM dan kinerja dalam pengimplementasian strategi tersebut, dengan bekerja sama dengan tim eksekutif.
9. Memastikan setiap aktivitas mempunyai benang merah serta terintegrasikan dengan persyaratan-persyaratan organisasi (organizational requirements) untuk bidang-bidang manajemen mutu, kesehatan dan keselamatan kerja, syarat-syarat hukum, kebijakan-kebijakan dan tugas umum kepedulian lingkungan.
10. Jika merupakan jabatan direktur formal, Melaksanakan tanggung-jawab dari seorang direktur utama / Board of Director (BOD) menurut patokan-patokan etis dan hukum yang berlaku, seperti yang tuangkan di dalam kebijakan direktur atau dokumen standar (lain) yang biasa digunakan.
3. Guru pendamping ABK 
     Guru pendamping memegang peranan penting dalam membantu tidak hanya pada perkembangan akademik tetapi juga non akademik, seperti : perkembangan sosialisasi, komunikasi, perilaku, motorik dan perkembangan keterampilan hidup sehari-hari.
Guru pendamping dapat dimaknai sebagai orang dewasa yang membantu dan mengarahkan anak berkebutuhan khusus (special needs children) khususnya anak yang terdiagnosis ASD (Autism Spectrum Disorder), ADD / ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder, Dyspraxia (Motor Planning Disorders), Dyslexia (Kesulitan Berbahasa dan Mengeja), Down syndrome (Penurunan Kognitif dan Fisik) dan Underachiever (anak berbakat yang kurang ditumbuh-kembangkan atas potensi yang dimilikinya), dalam hal akademik dan non akademik di lembaga sekolah inklusif maupun sekolah reguler. Peran guru pendamping diharapkan dapat melatih kemampuan yang dimiliki anak berkebutuhan khusus (special needs children) untuk lebih optimal dan fungsional.

Beberapa peranan guru pendamping menurut Skjorten dkk, dalam Pengantar Pendidikan Inklusif (2003) yaitu :
1.      Mendampingi guru kelas dalam menyiapkan kegiatan yang berkaitan dengan materi belajar.
2.      Mendampingi anak berkebutuhan khusus (special needs children) dalam menyelesaikan tugasnya dengan pemberian instruksi yang singkat dan jelas.
3.      Memilih dan melibatkan teman seumur untuk kegiatan sosialisasinya.
4.      Menyusun kegiatan yang dapat dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas.
5.      Mempersiapkan anak berkebutuhan khusus (special needs children) pada kondisi rutinitas yang berubah positif.
6.      Menekankan keberhasilan anak berkebutuhan khusus (special needs children) dan pemberian reward yang sesuai dan pemberian konsekwensi terhadap perilaku yang tidak sesuai.
7.      Meminimalisasi kegagalan anak berkebutuhan khusus (special needs children)
8.      Memberikan pengajaran yang menyenangkan kepada anak berkebutuhan khusus (special needs children)
9.      Menjalankan individual program pembelajaran yang terindividualkan (PPI).



























Selasa, 03 November 2015

Rangkuman Tugas Psikologi Manajemen

1.Pengertian 
Psikologi manajemen adalah ilmu yang mengatur sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan.
psikologi manajemen menpunyai keterkaitan dengan ilmu psikologi yang memang berpusat pada manusia dan mampu mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan manusia tersebut. Sehingga bisa dicapai kinerja SDM setinggi-tingginya untuk produktivitas perusahaan.
2.Organisasi
Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Organisasi industri dipandang sebagai sistem dikelompok yang saling berkaitan dan individu menjadi satu anggota kelompok sosial.
  Organisasi Industri
       A. Dapat dipandang sebagai suatu sistem terbuka
       B. Sistem dilingkupi oleh suatu batas sistem
  Proses timbulnya dengan dua cara yaitu, berdasarkan suatu perencanaan dan mulai dari satu orang .

3.Kelompok adalah sejumlah orang yang berinteraksi satu denga lainnya dan mempersepsikan diri mereka sebagai anggota kelompok.
Kelompok Formal : Diberi batasan yang berisi rincian tugas-tugas dan tanggung jawab tertentu.
Kelompok Informal : Tidak diberi batasan oleh struktur organisasi dan terjadi secara spontan antara sejumlah tenaga kerja.
 Fungsi Kelompok bagi anggotanya
   1.sebagai pemenuhan kebutuhan para anggotanya
   2.Sebagai pemantap dari identitas dan pemeliara harga diri .
   3.Sebagai penetap dan penguji kenyataan
   4.Sebagai mekanisme pemecahan masalah dan pelaksanaan tugas
  Interaksi Antaranggota Kelompok
  Setiap kelompok kerja terdiri dari sejumlah tenaga kerja yang mempengaruhi dan saling tergantung. Terdapat Kelompok Interaksi dan Kelompok Koaksi
  Fungsi Manajemen :
  - Planning
  - Organizing
  - Directing
  - Controlling
  Sumber Daya :
  - Sumber Daya Manusia
  - Sumber Daya Informasi
  - Sumber Daya Fisik
  - Sumber Daya Keuangan
  - Sumber Daya Alam 

 4.Fungsi Perencanaan
Proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecendrungan dimasa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktit yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
 Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan
 - Menetapkan tujuan dan target bisnis
 - Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan
 - Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
 - Menetapkan standar keberhasilan dalam pencapaian tujuan.
5.Fungsi Pengorganisasian
   Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan.
 Kegiatan dalam fungsi pengorganisasian
- Mengalokasikan sumber daya
- Menetapkan struktur organisasi yang menunjukan adanya garis kewenangan dan tangung jawab
- Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat
6. Fungsi Pengarahan Dan Implementasi
    - Mengimplementasikan Proses Kepemimpinan
    - Memeberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
    - Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
7. Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai dengan terget yang diharapkan.
8. Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
  - Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan
  - Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
  - Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah
9. Komunikasi
   Komunikasi adalah proses pengiriman berita dari seseorang kepada orang lainnya.
Unsur Komunikasi
- Adanya pengiriman berita
- Penerima berita
- Berita yang dikirim
   a.Fakta dan informasi
   b.Emosi
   c.Fakta yang bercampur emosi



















Selasa, 28 April 2015

tugas kesmen 2






Hubungan Antara Kesehatan Mental dengan Kecerdasan Emosinal
Oleh, Najib Sulistio

Manusia merupakan bentuk ciptaan paling sempurna yang ditandai dengan diberikan sebuah akal pikiran yang dikoordinasikan secara sempurna oleh sebuah organ yang disebut otak. Didalam otak itu sendiri terdapat bagian-bagian yang secara fungsional bekerja sama untuk menjalankan tugas sebagai ‘pusat pengendalian tubuh manusia.
Seperti yang sudah saya pelajari sebelumnya, bahwa otak memiliki 3 serangkai yaitu: R-Complex, Lymbic System, dan Neocortex. Setiap bagian mempunyai tugasnya masing-masing, namun saya akan menjelaskan bagian Neocortex karena bagian nilah yang berhubungan dengan pembahasan Hubungan Antara Kesehatan Mental Dengan Kecerdasan Emosional. Neocortex disebut juga otak berpikir karena segala aktivitas berpikir seperti nalar,pembicaraan, tingkat kecerdasan diolah di bagian ini.
Kecerdasan Emosi (EQ) merupakan kemampuan tiap individu dalam menguasai dirinya sendiri, terlebih saat ditempatkan pada kondisi tertentu. Menentukan bagaimana seseorang dalam menyikapi sesuatu. Adapun yang mencakup EQ adalah: self awareness (kepekaan diri), self acceptance (penerimaan diri), self respect (menghargai diri), yang bisa disebut juga dengan ‘pusat mental manusia’. Artinya, kecerdasan emosional sangat berkaitan dengan kesehatan mental yang keduanya sama-sama dikendalikan oleh tiga serangkai otak. Apabila seseorang memiliki kecerdasan emosional yang bagus, dalam artian memiliki EQ yang mampu menyesuaikan dengan lingkungan sekitar secara baik maka secara otomatis kesehatan mentalnya pun bisa dikatakan baik. Namun sebaliknya, apabila bagian otak neocortex yang mengatur kecerdasan emosional mengalami gangguan, akan mengakibatkan EQ seseorang pun menurun performanya, sehingga kesehatan mentalnya pun akan mengalami penurunan kualitas.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kesehatan mental dengan kecerdasan emosional memiliki keterkaitan satu sama lain,  Artinya semakin tinggi kecerdasan emosi siswa maka akan semakin tinggi pula kesehatan mental siswa, hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosi berbanding lurus dengan kesehatan mental siswa.





tugas kesehatan mental



Fenomena Depresi
teori/penyebab dan analisis
Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih, bila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas social sehari-harinya maka hal itu disebut sebagai suatu gangguan depresi. Ada beberapa gejala gangguan depresi yaitu perasaan sedih,rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa,hilang minat dan semangat,malas beraktivitas,dan gangguan pola tidur seperti tidur terlalu larut ataupun susah tidur. Ternyata depresi merupakan salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri. Akibat depresi yang berkepanjangan dan tidak dapat mengatasinya, jalan terakhir yang dipilih oleh penderitanya adalah bunuh diri. Dengan bunuh diri si orang tersebut beranggapan bahwamasalahnya akan selesai .
Apabila kita telusuri latar belakang individu yang menderita depresi ialah salah satunya dari masalah pribadi,seperti masalah dengan keluarga,teman,lingkungan, tempat kerja ,masalah dengan dirinya sendiri yang kurang merasa percaya diri dengan kemampuan mereka , ditambah lagi lingkungan sekitar mereka menuntut mereka untuk melakukan hal yang menurut mereka tidk bisa mereka lakukan ,yang hasilnya mereka menyelahkan diri mereka sendiri yang tidak mampu mewujudkannya.
Dilihat dari fenomena yang terjadi diatas dapat kita artikan bahwa depersi merupakan salah satu dari gangguan afektif, dimana gangguan ini terjadi pada afeksi(emosi) atau mood (suasana hati) seseorang.
·         Teori depresi
Menurut Bandura bahwa depresi adalah disfungsi yang dapat terjadi dalam salah satu dari tiga subfungsi regulasi diri .
a)      Observasi diri, dimana orang dapat salah dalam menilai performa mereka sendiri.
b)      Proses penilaian, dimana orang-oang depresi lebih mungkin melakukan penilaian yang salah.
c)      Reaksi diri, reaksi diri orang-orang depresi cukup berbeda dari mereka yang tidak depresi.
v  Penyebab depresi
1.      Kurang berfikir positif
2.      Kurang percaya diri
3.      Lebih memperhatikan kesalahan diri
4.      Merasa tertekan dalam berbagai hal
5.      Merasa lemah
6.      Hilangnya harga diri pada seseorang yang mengalami depresi.

Kamis, 19 Maret 2015

TUGAS KESMEN 1




A.   SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL

Zaman dahulu orang menduga bahwa penyebab penyakit mental adalah setan, roh-roh jahat dan dosa-dosa. Oleh karena itu para penderita penyakit mental dimasukkan dalam penjara-penjara di bawah tanah atau dihukum dan diikat erat-erat dengan rantai besi yang berat dan kuat. Namun, lambat laun ada usaha-usaha melalukan perbaikan dalam mengatasi orng-orang yg mengalami gangguan mental.

Kesehatan mental ungkapan ini diciptakan oleh W. Swetster di tahun 1843, dan penuh dengan konten yang sebenarnya melalui "pribadi" pengalaman berkumpul oleh ahli asuransi Beers Amerika. Tujuannya adalah untuk memastikan perawatan yang lebih manusiawi dari sakit mental, cara bagaimana tujuannya ini dilakukan dalam konteks yang lebih luas melampaui domain perawatan kesehatan tidak bisa disebut hanya kejiwaan.
Kesehatan mental mulai berkembang sejak perang dunia ke II .Sejak awal perang dunia ke II kesehatan mental bukan lagi suatu istilah yang asing bagi orang – orang .Dalam bidang kesehatan mental kita dapat memahami bahwa gangguan mental itu telah terjadi sejak awal peradaban manusia dan sekaligus telah ada upaya-upaya mengatasinya sejalan dengan peradaban.
Namun seiring jaman yang semakin maju dan perkembangan ilmu pengetahuan Philippe Pinel di Perancis dan William Tuke dari Inggris, mengadakan perbaikan dalam menanggulangi orang-orang yang terganggu mentalnya


Ada juga dari tokoh lainnya yang mempengaruhi perkbngan kesehatan mental :

1. Clifford Whittingham Beers (1876-1943). Beers pernah sakit mental dan dirawat selama dua tahun dalam beberapa rumah sakit jiwa. Ia mengalami sendiri betapa kejam dan kerasnya perlakuan serta cara penyembuhannya
2. Dorothea Dix merupakan seorang pionir wanita dalam usaha-usaha kemanusiaan berasal dari Amerika. Ia berusaha menyembuhkan dan memelihara para penderita penyakit mental dan orang-orang gila. Sangat banyak jasanya dalam memperluas dan memperbaiki kondisi dari 32 rumah sakit jiwa di seluruh negara Amerika bahkan sampai ke Eropa. Atas jasa-jasa besarnya inilah Dix dapat disebut sebagai tokoh besar pada abad ke-19.

Aada juga tunjuan mempeljari Kesehatan mental yaitu :
1. Memahami makna kesehatan mental dan faktor-faktor penyebabnya.
2. Memahami pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam penanganan kesehatan mental.
3. Memiliki kemampuan dasar dalam usaha peningkatan dan pencegahan kesehatan mental masayarakat.
4. Meningkatkan kesehatan mental masyarakat dan mengurangi timbulnya gangguan mental masyarakat.

Sumber: emiun, Yustinus. 2006. Kesehatan Mental 1. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

B.     KONSEP SEHAT

Pengertian Sehat
Sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan. Sehat sesuatu yang berguna untuk melakukan aktivitas.
Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah atau masyarakat.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 1948, kesehatan didefinisikan sebagai “keadaan lengkap fisik, mental, dan kesejahteraan sosial dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan”
Pada 1986, WHO, dalam Piagam Ottawa untuk Promosi Kesehatan, mengatakan bahwa kesehatan adalah “sumber daya bagi kehidupan sehari-hari, bukan tujuan dari kehidupan.

Tujuan Kesehatan
Salah satu tujuan nasional adalah memajukan kesejahteraan bangssa, yang berarti memenuhi kebutuhan dasar manusia, yaitu pangan, sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja dan ketenteraman hidup. Tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk, jadi tanggung jawab untuk terwujudnya derajat kesehatan yang optimal berada di tangan seluruh masyarakat.
Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan
Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus. Tujuan dan ruang lingkup secara umum, antara lain:
  1. Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  2. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  3. Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular.
Adapun tujuan dan ruang lingkup secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:.[8]
  1. Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
  2. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat.
  3. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem.
  4. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
  5. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
  6. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
  7. Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
  8. Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan
Tujuan Pembangunan Kesehatan
Untuk jangka panjang pembangunan bidang kesehatan diarahkan untuk tercapainya tujuan utama sebagai berikut:
  1. Peningkatan kemampuan masyarakat untuk menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan.
  2. Perbaikan mutu lingkungan hidup yang dapat menjamin kesehatan.
  3. Peningkatan status gizi masyarakat.
  4. Pengurangan kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas).
  5. Pengembangan keluarga sehat sejahtera, dengan makin diterimanya norma keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.
Faktor- faktor yang mempengaruhi kesehatan :
  1. Environment atau lingkungan.
  2. Behaviour atau perilaku, Antara yang pertama dan kedua dihubungkan dengan ecological balance.
  3. Heredity atau keturunan yang dipengaruhi oleh populasi, distribusi penduduk, dan sebagainya.
  4. Health care service berupa program kesehatan yang bersifat preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif.
Dari empat faktor tersebut di atas, lingkungan dan perilaku merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya (dominan) terhadap tinggi rendahnya derajat kesehatan masyarakat.







C.     PERBEDAAN KESEHATAN MENTAL KONSEP BARAT DAN TIMUR
Model-model kesehatan muncul karena banyaknya asumsi mengenai kesehatan, seperti halnya model kesehatan dari Barat dan juga Timur. Akan tetapi, dalam model-model itu terdapat variasi yang disebabkan karena adanya perbedaan budaya di antara model-model tersebut.
Model Biomedis (Freund, 1991)memiliki 5 asumsi. Pertama, terdapat perbedaan yang nyata antara tubuh dan jiwa sehingga penyakit diyakini berada pada suatu bagian tubuh tertentu. Kedua, penyakit dapat direduksi pada gangguan fungsi tubuh, baik secara biokimia atau neurofisiologis. Ketiga, setiap penyakit disebabkan oleh suatu agen khusus yang berpotensi dapat diidentifikasi. Keempat, melihat tubuh sebagai suatu mesin. Kelima, konseb tubuh adalah objel yang perlu diatur dan dikontrol.
Model Psikiatris, merupakan model yang berkaitan dengan model biomedis. Model ini masih mendasarkan diri pada pencarian bukti-bukti fisik dari suatu oenyakit dan penggunaan  treatmen fisik obat-obatan atau pembedahan untuk mengoreksi abnormalitas.
Model Psikosomatis (Tamm, 1993), merupakan model yang muncul karena adanya ketidakpuasan terhadap model biomedis. Model ini menyatakan bahwa tidak ada penyakit somatik yang tanpa disebabkan oleh antesenden emosional dan atau sosial. Sebaliknya tidak ada penyakit psikis yang tidak disertai oleh simtom-simtom somatik.

SUMBER : Psikologi Abnormal.Jakarta:Salemba Humanika.201­­0