Oleh : Najib Sulistio
16513311
4PA10
4PA10
Tes IQ banyak digunakan oleh berbagai kalangan, misalnya pihak sekolah di SMA dalam
menentukan jurusan. Hal ini dilakukan
karena kemampuan IQ siswa berbeda-beda
pada tingkatannya. Tes IQ yang biasa
dilakukan adalah secara manual yang biasanya membutuhkan waktu yang cukup
banyak untuk mengetahui
hasil IQ, selain itu banyak peserta tes sulit memahami untuk menghitung hasil tes IQ karena cukup
rumit, namun dalam mengerjakan tes IQ
manual peserta tidak mendapatkan gangguan eror yang terjadi pada saat melakukan
tes IQ tersebut.
Sedangkan dengan
menggunakan tes IQ yang berbasis komputer lebih memudahkan peserta dalam mengerjakan
tes IQ tersebut. Perbandingan kemudahan tersebut memberikan indikasi bahwa orang yang
menggunakan tes IQ berbasis computer bekerja lebih mudah dibandingkan dengan
orang yang melakukan tes IQ tanpa menggunakan komputer (secara manual).
Pengguna komputer mempercayai bahwa komputer yang lebih fleksibel, mudah
dipahami dan mudah pengoperasiannya (compartible) sebagai karakteristik
kemudahan penggunaan. Walaupun
berada pada kirteria baik, namun perlu mendapat perhatian beberapa kesalahan
yang terjadi masih muncul dan cukup mengganggu jalannya program. Salah satunya
adalah kegagalan (error) saat melakukan penyimpanan skor tertinggi dan gagal
dalam menampilkan peringkat tertinggi.
Dengan test IQ berbasis komputer,
pengguna tidak perlu membawa naskah cetak lagi. Dengan tes IQ ini kita bisa melakukan tes IQ dan memperoleh
hasilnya secara lebih cepat dan mudah. Namun
terdapat kekurangan yang terjadi yaitu sering terjadinya eror pada saat
menjalankan program.
Ahyuna & Irmawati.
(2016). Perancangan aplikasites iq siswa untuk pertimbangan pemilihan jurusan
dengan metode forward chaining. Citec journal. 3(2), 102-112.
Nasution,
F.N. (2004). Penggunaan teknologi informasi berdasarkan aspek perilaku
(behavioral aspect). Akutansi Fahmi (pp. 1-10). Sumatra Utara: USU digital library
Tidak ada komentar:
Posting Komentar